IKATAN GURU INDONESIA

Pernahkan kita membayangkan, siswa-siswa kita di sekolah mendapat materi pembelajaran dari gurunya sendiri dari sebuah aplikasi yang dibuat sendiri oleh guru itu?

Ini berita buruk buat para pencetak buku, pedagang buku, toko buku dan juga para kepala sekolah yang kadang menggunakan buku untuk mendapatkan keuntungan pribadi dari siswanya.

Adalah Abdul Kholik, Ketua IGI Pasuruan yang menyebarkan wabah pembuatan aplikasi sendiri oleh guru. Group telegram diklat "SAGUSANOV IGI" yang didirikan dan dikelolanya sendiri, kini sudah hampir mencapai 1000 member dengan antrian peserta kelas SAGUSANOV IGI yang sangat panjang.

Tak banyak yang mengenal Abdul Kholik sebelumnya namun karena ketulusannya untuk berbagi, kawan-kawan IGI kemudian mengangkatnya sebagai MASTER SAGUSANOV.

Jiwa "champion maker" memang melekat dalam tubuhnya. Abdul Kholik telah banyak menjadikan siswa-siswinya menjadi Juara baik di tingkat Pasuruan hingga tingkat Nasional, seperti membimbing siswanya hingga Juara Desain Blok Sampoerna 2006 (Renita Salviana), 2007 ( Riza Rochmania) dan 2008 (Lailaul Magfiroh)

Karya-karya Abdul Kholiq juga tidak sedikit, berbagai aplikasi telah dibuatnya, bahkan ditahun 2014, Abdul Kholiq berhasil membuat tiga buku ber-ISBN bertema website atau multimedia.

Kini guru SMKN 1 Bangil yang juga Kepala SMK Wahid Hasyim Bangil ini berkeliling Jawa Timur membagikan Ilmunya buat guru-guru lainnya dan kami mengundangnya khusus ke Lombok dalam Rakernas II IGI 20-22 Mei 2016 lalu

Semangat berbagi dan kesabaran melayani peserta diklat telegram SAGUSANOV patut diacungi jempol, hampir 24 diluar jam mengajar sekolah beliau luangkan untuk membimbing guru-guru yang menjadi muridnya di kelas SAGUSANOV

Hasilnya, bapak ibu bisa lihat dalam gambar-gambar yang mengiringi tulisan ini.
Kita di IGI menargetkan 5 tahun kedepan sudah ada 500.000 guru yang mampu membuat aplikasi sendiri yang diupload di playstore dan siswa-siswa guru tersebut dapat mendownload materi belajar 1 semester kedepan dari playstore.

Bahkan, soal ujian pun sdh bisa diupload guru dan didownload siswa di playstore. Hal ini akan menjadi upaya ramah lingkungan, tak butuh kertas tak butuh pensil dan juga tak perlu lagu ada perdagangan buku di sekolah, siswa pun terarahkan untuk manfaatkan teknologi secara positif.

Kita tinggalkan diklat yang hanya teori doang, ceramah tak jelas tapi menghamburkan uang, kini qdiklat itu harus mampu melahirkan karya yang dapat diaplikasikan.

Bagi kawan-kawan pengurus daerah atau pengurus wilayah yang menginginkan beliau berbagi di daerah bapak dan Ibu, cukup kirim email ke
pengurus.pusat@igi.or.id, insya Allah Sesjen IGI akan mengaturnya dengan baik

Jangan lupa, yang belum punya nomor anggota baru disistem keanggotaan baru IGI, segera daftar.

Surabaya, 28 Mei 2016
Muhammad Ramli Rahim
Ketum PP IGI 2016-2021

 

 

 

 

dibaca 2754 kali